Anofyar Asmid protes judul haji Ata Haririntar tidak disebutkan, Ustaz Khalid Basarama mengatakan Haririntar Judul haji Ata Haririntar tidak disebutkan dalam lamaran MC Tariq, protes Anofial Asmid.

Viral News Avatar

Momen moderator mosi mempersilahkan Atta Haririntal berbicara dan bermaksud mewakili keluarga.

“Kita sama-sama mendengarkan maksud dan tujuan dari pihak keluarga Pak Haririntal.

Bila berkenan, kami hormati bahwa kami dapat menyampaikan maksud dan tujuan dari Bapak Atta Haririntal,” kata moderator.
Haririntal Anofial Asmid langsung protes dan meminta moderator memanggil Atta dengan gelar Haji.

“Pak Haji, Pak Haji, lupakan saja,” tegur ayah Ata Haririntar.Tiba-tiba ini menjadi topik hangat.
Ayah Atta Haririntar dipandang hina sebagai orang gila.Lalu bagaimana pendapat ustaz tentang penggunaan gelar haji?

Ustaz Khalid Basaramah menyebutkan orang-orang terdekat Riyya yang suka dipanggil dengan gelar haji.
Riya artinya menampilkan diri dalam perkataan, kalimat, sikap, tindakan, dan sebagainya agar kehadirannya diketahui orang lain.“Apa maksudnya haji?Berkah Allah.

Kapan seseorang pergi haji hanya untuk mencari nama?Oh, si fulan sudah menunaikan haji, si fulan sudah menunaikan Haji,” kata Ustaz Khalid Basalama dalam pidato yang diunggah dari TikTok Abu Haturistiwa.

“Saat pulang, yang jelas dia tidak akan dipanggil kecuali dia pergi haji.Bahaya sekali kalau dekat Riya,” lanjutnya.
Ustaz Khalid Basaramah tidak menganjurkan penggunaan gelar Haji setelah menunaikan haji.Karena Nabi Muhammad SAW melihatnya.

Dan para sahabatnya tidak dipanggil menunaikan ibadah haji, padahal sudah beberapa kali mereka melakukannya.

“Ini hanya saran saya, bukan larangan, tapi kalau bisa jangan pakai gelar haji.Itu bukan gelar yang sebaiknya dipakai,” ujarnya.
“Mengapa Ikhwanul Muslimin (Nabi) tidak mengatakan bahwa seseorang harus menunaikan haji?

Makanya, misalnya Nabi Muhammad, Haji Muhammad, tapi tidak, makanya “Saya tidak tahu, saya Entah kenapa dijadikan judul di Indonesia,” tutupnya.

Viral News Avatar