Mahalini tetap dalam tradisi Hindu setelah masuk Islam.

Viral News Avatar

Hal tersebut terlihat dalam video yang diunggah akun @denpasarviral.Tahukah Anda, Mahalini lahir di keluarga yang menjunjung tinggi adat istiadat masyarakat.
Tentu saja, sebagai seorang suami, Rizky Febian juga menghormati tradisi sang istri saat mengikuti upacara mamukur di Bali.Mamukur adalah tradisi adat yang dilakukan setelah upacara Ngaben.Ritual ini dilakukan untuk memperingati kesucian roh yang bertahta.

Dalam video yang diposting online, Rizky Febian dan Mahalini mengendarai sepeda motor bersama untuk menghadiri upacara mamukur di pantai.Momen tersebut bahkan digambarkan netizen sebagai momen romantis.

“MOMEN MANIS GEK LINI DAN BLI RIZKY NAIK SEPEDA MOTOR DI PANTAI SELAMA MAMUKUR KAMIS (13 JUNI 2024),” tulis akun tersebut dalam keterangan video.Menyaksikan momen tersebut, netizen mengomentari toleransi Mahalini dan Rizky Febian terhadap adat Bali.Pasalnya Mahalini disebut-sebut sudah masuk Islam sebelum menikah dengan Rizky Febian pada 10 Mei.

“Jangan sedikit beragama, agama apapun itu baik, biarkan saja dia menjalani hidupnya, kita bukan Tuhan yang bisa menghakimi siapapun,” tulis @dexx***.
Jadi apa yang dikatakan Al-Qur’an tentang umat Islam yang mengikuti tradisi agama lain?Al-Qur’an tentang Umat Islam yang Mengikuti Tradisi dan Adat istiadat agama lain Tampaknya haram dan haram bagi seorang muslim untuk mengikuti tradisi atau adat istiadat agama lain.

Hal ini dilakukan dalam Islam karena bertujuan untuk melindungi pemeluknya dari pengaruh ajaran sesat dari agama lain.Selanjutnya larangan ini juga tercantum dalam surat Al Furqon ayat 72.Dan orang-orang yang tidak sering az zuur, dan apabila bertemu (orang) yang mengerjakan hal-hal yang tidak bermanfaat, maka mereka mengabaikan (sekadar) demi menjaga kehormatanmu” ( QS.Al Furqan: 72).

Az zuur disebutkan dalam surat Al Furqon ayat 72 menurut para ahli tafsir seperti Abul ‘Aliyah, Thowus, Muhammad bin Siirin, Adh Dhohak dan Ar Robi’ bin Anas adalah perayaan hari raya tersebut.musyrik Berdasarkan ayat ini dapat dipahami bahwa hakikat orang beriman adalah tidak menghadiri perayaan-perayaan kaum musyrik, termasuk hari lahir Natal, Paskah, dan Tahun Baru.

Viral News Avatar